Jejak langkah kehidupanku adalah tarian pena yang penuh dengan rangkaian kata.


Minggu, 07 Agustus 2011

Me-manage Waktu yang Berlari


Detik demi detik. Menit berlari semenit demi semenit. Hari begitu cepat berganti hari. Tak terasa lagi-lagi hari Minggu dihadapan diri. Apa yang sudah kuhasilkan seminggu ini? Seberapa banyak pekerjaan yang sudah terselesaikan?

Waktu yang berlari begitu cepat, menuntut Anda untuk ikut bergerak cepat. Seseorang tidak akan bisa mencapai kesuksesan yang diinginkannya jika tidak memanfaatkan waktunya dengan sebaik-baiknya. Waktu terus berputar maju. Tidak akan pernah terjadi, waktu tersebut dapat diulang kembali.

Add caption


Begitu banyak keinginan dan impian yang ingin dicapai. Begitu banyak pekerjaan di depan mata yang harus selesai. Harus ada manajemen waktu yang bisa membantu Anda menyelesaikan satu per satu apa yang harus di selesaikan. Harus ada urutan prioritas agar dapat fokus dan terarah dalam menjalani satu hari yang kita punya. Hiduplah sebaik mungkin di satu hari yang ada seakan-akan tidak akan pernah ada lagi hari esok. Lakukan yang terbaik.

Tips Manajemen Waktu
  • Susun Daftar Prioritas 
Susunlah daftar prioritas pekerjaan yang harus selesaikan dalam skala waktu satu minggu dan bulanan. Urutkan di dalam daftar tersebut dari yang paling penting, penting, bisa ditunda. Buatlah pengelompokan dari tiap-tiap skala prioritas tersebut. Dengan penyusunan daftar prioritas ini, bisa diketahui pekerjaan apa saja yang perlu kita selesaikan dalam satu minggu, dua minggu hingga dalam satu bulan tersebut. Dari sini nanti bisa kita ketahui seberapa banyak pekerjaan yang bisa kita selesaikan dalam satu bulan dan apa hasilnya.
  • Tentukan Deadline
Tambahkan di dalam daftar prioritas tadi, jangka waktu yang harus dicapai dalam menyelesaikan tiap-tiap pekerjaan tersebut. Misalnya saja, untuk menyelesaikan pekerjaan A adalah 2 minggu. Pekerjaan B harus diselesaikan dalam waktu 10 hari, dan lain sebagainya. Jika perlu cantumkan beberapa kendala yang mungkin terjadi selama penyelesaikan pekerjaan tersebut sehingga di dalam mengerjakannya dapat sekaligus mencarikan solusi untuk mengatasi kendala yang mungkin terjadi tersebut.
  • Buatlah Jadwal Harian
Membuat jadwal harian dapat membantu untuk menentukan skala prioritas dalam satu hari. Dalam satu hari, waktu 24 jam harus kita gunakan secara maksimal agar tidak ada yang terbuang sia-sia. Dengan penjadwalan kegiatan atau pekerjaan dalam satu hari, semua pekerjaan yang harus diselesaikan dalam satu hari tersebut telah diatur dengan terperinci. Pembuatan jadwal harian juga menghindarkan kita pada kegiatan dadakan yang mungkin terjadi hari itu. Biasakan membuat jadwal harian ini pada malam hari sebelum tidur atau pada pagi hari sebelum kita melakukan aktivitas kita.
  • Tentukan Target
Tentukan target waktu yang harus kita capai dalam menyelesaikan pekerjaan kita. Usahakan target yang kita tentukan ini sebelum waktu deadline sehingga kita masih punya waktu cadangan jika pekerjaan tersebut mengalami kendala atau menuntut perbaikan. Jangan dibiasakan penguluran waktu hanya agar pekerjaan tersebut selesai pada tanggal deadline. Kenapa harus ditunda jika ternyata pekerjaan itu bisa lebih cepat selesai. Semakin cepat selesai suatu pekerjaan maka akan semakin banyak pekerjaan lain yang bisa kita kerjakan.
  • Kerjakan Satu Persatu
Aturlah dari prioritas yang paling penting tersebut, mana yang paling mudah dikerjakan dan paling sesuai dengan kondisi saat itu. Kerjakan satu per satu. pengerjaan beberapa pekerjaan sekaligus akan membawa dampak atau hasil yang kurang maksimal. Karena itu, dengan mengerjakan pekerjaan yang termudah terlebih dahulu, kita dapat menghemat pemakaian waktu, menghindari pemborosan waktu akibat terhalang kesulitan yang terdapat dalam pekerjaan itu.
  • Fokus
Fokus. Inilah kata kunci yang harus dipegang teguh dalam setiap pekerjaan. Satu mengerjakan satu pekerjaan, diharapkan segala pikiran, usaha, tenaga dan daya kita tercurah seluruhnya pada penyelesaian pekerjaan tersebut. Jika kita masih saja di sibukkan dengan pekerjaan lain diluar pekerjaan yang sedang kita kerjakan maka ketidakfokusan ini akan mengakibatkan tertundanya pekerjaan utama atau bahkan tidak dapat diselesaikan sama sekali.
  •  Hindari Interupsi
Hindari gangguan saat pengerjaan suatu pekerjaan. Tangani satu pekerjaan dengan sungguh-sungguh tanpa adanya interupsi yang dapat membuat konsentrasi kita terbagi. Selesaikan suatu pekerjaan dalam suatu waktu dan hanya sekali. Contohnya saja adalah, saat kita menulis novel pada bagian BAB III, usahakan selama pengerjaan BAB III tersebut tidak ada gangguan yang membuat kita menunda untuk langsung menyelesaikan BAB III tersebut sekali jadi. Kerjakan hingga selesai barulah mengerjakan hal lainnya.
  •  Pecah Beberapa Bagian Menjadi Bagian kecil
Untuk pekerjaan atau permasalahan yang besar dan memerlukan perhatian dan konsentrasi lebih, pecahlah pekerjaan tersebut menjadi bagian-bagian keci. Kerjakan bagian-bagian kecil tersebut satu per satu. Hingga akhirnya keseluruhan pekerjaan itu dapat terselesaikan dengan baik.


Akhir kata :
Seperti ungkapan Marie Edmund jones : Kerjakan apa yang kamu tuliskan dan tuliskan apa yang kamu kerjakan. Semua itu dikerjakan menggunakan cara. Cara terbaik untuk memulai adalah memulainya.








 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar